Ramadhan Tiba...

Scroll

EVE - Wall-E

Rabu, 18 Mei 2016

Pengertian Pembelajaran Terpadu


Pengertian Pembelajaran Terpadu
1.      Menurut Joni, T.R (1993:3), pembelajaran terpadu merupakan suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa, baik secara individual maupun kelompok, aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara holistik, bermakna, dan otentik.
2.      Menurut Hadisubroto (2000:9), pembelajaran terpadu adalah pembelajaran yang diawali dengan suatu pokok bahasan atau tema tertentu yang dikaitkan dengan pokok bahasan lain, konsep tertentu dengan konsep lain, yang dilakukan secara spontan atau direncanakan, baik dalam satu bidang studi atau lebih, dengan beragam pengalaman belajar anak, maka pembelajaran lebih bermakna.
3.      Menurut Ujang Sukandi, dkk (2001:3), pengajaran terpadu pada dasarnya dimaksudkan sebagai kegiatan mengajar dengan memadukan materi beberapa mata pelajaran dalam satu tema.
Pembelajaran terpadu sebagai suatu konsep dapat dikatakan sebagai suatu pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman bermakna pada peserta didik. Dikatakan bermakna karena dalam pengajaran terpadu, anak akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari itu melalui pengamatan langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang mereka pahami.
Pembelajaran terpadu akan terjadi jika kejadian yang wajar atau eksplorasi suatu topik merupakan inti dalam pengembangan kurikulum. Dengan berperan secara aktif di dalam eksplorasi tersebut, siswa akan mempelajari materi ajar dan proses belajar beberapa bidang studi dalam waktu yang bersamaan.
Pemacu dalam pelaksanaan pembelajaran terpadu adalah melalui eksplorasi topik. Dalam eksplorasi topik maka diangkatlah suatu tema tertentu. Kegiatan pembelajaran berlangsung di seputar tema kemudian baru membahas masalah konsep-konsep pokok yang terkait dengan tema.
Prinsip Dasar Pembelajaran Terpadu
Pembelajaran terpadu memiliki satu tema aktual, dekat dengan dunia siswa, dan ada kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Tema ini menmenjadi alat pemersatu dari beragam dari beberapa materi pelajaran. Pengajaran terpadu perlu materi beberapa mata pelajaran yang mungkin dan saling terjadi. Dengan demikian, materi-materi yang dipilih dapat mengungkapkan tema secara bermakna. Pengajaran terpadu tidak boleh bertentangan dengan tujuan kurikulum yang berlaku, tetapi sebaliknya pembelajaran terpadu harus mendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang termuat dalam kurikulum. Materi pembelajaran yang dapat dipadukan dalam satu tema perlu mempertimbangkan karakteristik siswa, seperti minat, bakat, kemampuan, kebutuhan, dan pengetaahuan awal. Materi pelajaran yang dipadukan tidak perlu terlalu dipaksakan. Artinya, materi yang tidak mungkin dipadukan tidak usah dipadukan.


Prinsip-prinsip pembelajaran tepadu:
a)      Prinsip penggalian tema
Prinsip penggalian merupakan prinsip utama/fokus dalam pembelajaran terpadu. Artinya, tema-tema yang saling tumpang tindih dan ada keterkaitan menjadi target utama dalam pembelajaran. Syarat dalam penggalian tema:
1.      Tema hendaknya tidak terlalu luas
2.      Tema harus bermakna
3.      Tema harus disesuaikan dengan perkembangan psikologis anak
4.      Tema dikembangkan harus mewadahi sebagian besar minat anak
5.      Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan peristiwa otentik yang terjadi dalam rentang waktu belajar.
6.      Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan kurikulum yang berlaku
7.      Tema yang dipilih  hendaknya juga mempertimbangkan ketersediaan sumber pengajaran
b)      Prinsip pengelolaan pembelajaran
Pengelolaan pembelajaran dapat optimal jika guru mampu menempatkan dirinya dalam keseluruhan proses. Artinya, guru harus mampu menempatkan diri sebagai fasilitator dan mediator dalam proses pembelajaran. Dalam pengelolaan pembelajaran guru hendaknya berlaku sebagai:
1.      Guru jangan menjadi pelaku utama yang mendominasi pembicaraan dalam proses belajar mengajar.
2.      Pemberian tanggung jawab individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas yang menuntut adanya kerja sama kelompok.
3.      Guru perlu mengakomodasi terhadap ide-ide yang terkadang sama sekali tidak terpikirkan dalam perencanaan.
c)      Prinsip evaluasi
Evaluasi menjadi fokus dalam setiap kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui hasil hasil yang ingin dicapai.langkah-langkah positif melakukan evaluasi:
1.      Memberi kesempatan pada siswa untuk melakukan evaluasi diri di samping bentuk evaluasi lainnya.
2.      Guru perlu mengajak siswa untuk mengevaluasi perolehan belajar yang telah dicapai
d)     Prinsip reaksi
Dampak pengiring yang penting bagi perilaku secara sadr belum tersentuh oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar. Guru dituntut mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran tercapai tujuan pembelajaran secara tuntas. Guru harus bereaksi terhadap aksi siswa dalam semua peristiwa srta tidak mengarahkan aspek yang sempit melainkan menjadi suatu kesatuan yang utuh dan bermakna.  



Arti Penting Pembelajaran Terpadu
Alasan yang mendasari pentingnya pembelajaran terpadu:
a)      Dunia anak adalah dunia nyata
Tingkat perkembangan mental anak selalu dimulai dengan berpikir secara nyata. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak melihat suatu mata pelajaran berdiri sendiri. Tetapi sebagai obyek yang didalamnya memuat sejumlah konsep atau materi mata pelajaran.
b)      Proses pemahaman anak terhadap suaru konsep dalam peristiwa/obyek lebih terorganisir.
Proses pemahaman anak terhadap konsep bergantung pada pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Setiap anak akan membangun sendiri pemahamannya. Guru dan orang tua hanya menjadi fasilitator untuk mempermudah sehingga proses belajar berjalan dengan baik.
c)      Pembelajaran akan lebih bermakna
Pembelajaran akan lebih bermakna jika pelajaran yang sudah dipelajari siswa dapat dimanfaatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
d)     Memberi peluang siswa untuk mengembankan kemampuan diri
Pengajaran terpadu memberi kesempatan pada siswa untuk mengembangkan tiga ranah sasaran pendidikan secara bersamaan yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
e)      Memperkuat kemampuan yang diperoleh
Kemampuan yang diperoleh dari satu mata pelajaran dapat memperkuat mata pelajaran lain.
f)       Efisiensi waktu
Guru dapat lebih menghemat waktu dalam menyusun persiapan mengajar.
Kelebihan pembelajaran terpadu, menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1996):
1.      Pengalaman dan kegiatan belajar anak relevan dengan tingkat perkembangannya.
2.      Kegiatan yang dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa.
3.      Kegiatan belajar bermakna bagi anak dan hasilnya tahan lama.
4.      Keterampilan berpikir anak berkembang.
5.      Kegiatan belajar bersifat pragmatis sesuai lingkungan anak.
6.      Keteraampilan sosial anak dapat berkembang.
7.      Pembelajaran terpadu menyajikan beberapa keterampilan dalam proses pembelajaran.

8.      Bersifat luwes, yaitu memberikan hasil yang dapat berkembang sesuai minat dan kebutuhan anak.

1 komentar:

  1. The Emperor Casino | Shootercasino
    The Emperor Casino · Casino Name · Casino 메리트 카지노 고객센터 Website · Contact · Casino Contact · Casino Website 카지노사이트 · Reviews and Ratings. Rating: 4.6 · ‎6 votes 제왕카지노

    BalasHapus